Langsung ke konten utama

NASA


NASA didirikan pada tahun 1958, menggantikan National Advisory Comitte for Aeronautics (NACA). Badan baru ini memiliki orientasi sipil yang berbeda, mendorong penerapan damai di ilmu ruang angkasa.Sejak didirikan, sebagian besar penjelajah antariksa AS dipimpin oleh NASA, termasuk misi pendaratan di bulan  (Apollo), stasiun luar angkasa Skylab, dan kemudian Pesawat Ulang Alik. NASA mendukung Stasiun Luar Angkasa Internasional dan mengawasi pengembangan wahana antariksa OrionSpace Launch System, dan Commercial Crew. Badan tersebut juga bertanggung jawab atas Launch Services Program, yang memberikan pengawasan atas operasi peluncuran dan manajemen hitung mundur untuk peluncuran NASA tanpa awak.

Ilmu pengetahuan NASA difokuskan pada pemahaman yang lebih baik tentang Bumi melalui Earth Observing System; memajukan heliofisika melalui upaya Program Penelitian Heliofisika milik Science Mission Directorate; menjelajahi seluruh Tata Surya dengan misi luar angkasa nirawak seperti New Horizons; dan meneliti topik astrofisika, seperti Big Bang, melalui Program Great Observatories dan program terkait.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Game Subnautica : Below Zero

 Pada 2018 lalu, developer asal San Fransisco, Unknown Worlds Entertainment, telah sukses merilis sebuah game petualangan bawah laut berjudul Subnautica . Nah, tahun ini, tepatnya 14 Mei 2021, mereka kembali merilis kelanjutan dari game pertamanya dan diberi judul Subnautica: Below Zero . Game ini bisa dimainkan secara multiplatform, mulai dari PC, PS4 , PS5 , Xbox One, Xbox Series X, macOS, hingga Nintendo Switch. Jika kita melihat kehebohan pada seri pertamanya, tak heran jika banyak gamer punya ekspektasi sangat tinggi terhadap judul kedua ini. Ya, pada 2018 lalu, Subnautica berhasil menjadi salah satu game terbaik dengan review yang selalu positif. Kondisi ini sebetulnya bisa menjadi bumerang bagi pengembang jika mereka terpeleset di seri keduanya. Namun, mereka bisa membuktikan bahwa Subnautica: Below Zero bisa tampil dengan sama bagusnya. Penasaran dengan ulasan dari game ini? Yuk, simak review Subnautica: Below Zero berikut ini. Siapa tahu game yang disutradarai oleh Ch...

Astronot Asal Indonesia

  Pada tahun 1987, Indonesia berhasil mengukir sejarah di mata dunia. Astronot wanita pertama Indonesia bahkan Asia, Pratiwi Sudarmono direncanakan akan terbang menjelajah angkasa untuk misi tertentu.  Akan tetapi, hal ini tidak berjalan lancar. Insiden Challenger menjadi penyebab mengapa perjalanan Pratiwi tidak sesuai rencana.  Berikut profil dan kisah lengkapnya. Pratiwi Sudarmono, Astronot Perempuan Pertama Indonesia Arab Saudi baru memiliki astronot perempuan pertama tahun ini.  Kalah jauh dari  Indonesia  yang mempunyai antariksawan pertama wanita, Pratiwi Pudjilestari Sudarmono sejak 1987.  Tidak hanya di Indonesia kala itu, Pratiwi juga merupakan astronot wanita pertama di Asia. Nama Pratiwi sangat popular di era 1980 karena terpilih menjadi antariksawan Indonesia, untuk mengembangkan proyek  DNA  dan eksperimen ilmiah lainnya.  Indonesia sangat bangga atas prestasi Pratiwi. Tentu saja ini bukan tanpa alasan.  Sebab, para as...