Langsung ke konten utama

Film Spiderman : No Way Home

 Film Spider-Man: No Way Home berhasil menempati jajaran film akhir tahun terlaris. Film ini juga telah memecahkan rekor box office dan mengalahkan film Avengers: End game.

Kesuksesan film yang diperankan oleh Tom Holland ini tidak lepas dari peran tangan dingin sang sutradara, Jon Watts. Ia berhasil menciptakan adegan-adegan yang spektakuler. Tentunya, keberhasilan dari film Spider-Man ini tidak hanya karena ceritanya yang menenggangkan, tetapi juga menyuguhkan emosi yang mendalam.


Berikut sedikit review film Spider-Man: No Way Home. Namun, bila Anda belum menonton film ini di bioskop, kami sarankan untuk berhenti membaca review film Spider-Man ini karena ada sedikit spoiler. 

Adegan Langsung Dibuka dengan Konflik

spiderman : no way home
Sumber : https://entertainmentnewshubb.com/

Pada adegan pembuka, Anda akan langsung menyaksikan konflik lanjutan dari Spider-Man: Far From Home.

Berimbas dari terungkapnya identitas Peter Parker, film ini akan menuntun penonton ke arah konflik yang jauh lebih besar. Inilah yang akan membuat Anda semakin tegang dengan kejadian berikutnya.

Peran Doctor Strange

review film spiderman : no way home
Sumber : https://www.cinefilopigro.it/

Seperti dalam trailer, kita pun akan melihat pertemuan Peter Parker dengan Doctor Strange, yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch. Dalam pertemuan tersebut, ternyata Peter meminta pertolongan Doctor Strange untuk menghapus identitasnya.

Siapa sangka, hal permintaan Spider-Man justru menimbulkan kekacauan dari alam semesta.

Kemunculan Karakter dari Semesta Lainnya

review film spider-man no way home
Sumber : https://wallpapersden.com/

Film ini memang membawa nostalgia pada film-film Spider-Man terdahulu. Dalam film Spider-Man: No Way Home, kita diajak untuk bertemu kembali dengan musuh-mush Spider-Man, seperti Doctor Octopus, Green Goblin, Electro, Sandman, dan Lizard.

Hal ini terjadi karena gerbang multiverse yang retak akibat mantra Doctor Strange. Namun, dalam menghadapi musuhnya tersebut, Peter Parker mendapat bantuan yang tidak terduga.

Anda akan benar-benar terkejut dengan kemunculan dari para penolong Peter Parker. Film ini pun semakin seru karena kita melihat kolaborasi epik yang sangat fresh dan menyenangkan.

Perkembangan Karakter Tom Holland

review film Spider-man
Sumber : https://www.indiaherald.com/

Di awal film, kita mungkin akan sedikit kesal dengan karakter Spider-Man karena dia terlalu naif dan plin plan dalam mengambil keputusan. Namun, kita pun dibuat terkejut dengan sisi lain dari seorang Peter Parker dalam film ini.

Seperti judulnya “No Way Home”, film ini hendak menampar si manusia laba-laba bahwa tidak ada jalan pulang untuk kembali ke masa lalu. Artinya, Peter harus siap berjalan ke depan dan menjadi dewasa untuk membereskan kekacauan yang dia ciptakan.

Perkembangan karakter Peter Parker tidak terlepas dari karakter pendukung, seperti MJ dan Ned, yang diperankan Zendaya dan Jacob Batalon. Kedua karakter tersebut sukses menghadirkan alur cerita menyenangkan, walau di tengah situasi yang serius.

Konsep Multiverse MCU Masuk Layar Lebar

riview film spider-man
Sumber : https://https://icepunch.ddns.us/

Konsep multiverse dari film Spider-Man: No Way Home akan menjadi babak baru untuk Marvel cinematic universe. Tidak heran bila kita benar-benar terpukau, apalagi ada banyak cerita yang tidak terduga.

Menurut rumor yang beredar, film penutup dari trilogy Spider-Man: Homecoming sekaligus menjadi film solo terakhir Spider-Man. Namun, semoga saja rumor tersebut tidak benar, ya. Tentu, kita masih ingin melihat Tom Holland dalam film Marvel cinematic universe berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Taktik Perang Phalanx

Phalanx, Formasi Militer Makedonia Kuno yang Tak Terkalahkan Nationalgeographic.co.id -  Dari semua formasi dan taktik dalam  sejarah  militer, hanya sedikit yang bisa menandingi kekuatan dan keagungan barisan  Makedonia . Salah satu aspek utama dari kekuatan militer Makedonia adalah pengembangan oleh Filipus II, yang kemudian diteruskan oleh  Alexander Agung , yaitu formasi phalanx. Meskipun kekuasaan Makedonia akhirnya ditaklukkan oleh legiun Romawi, warisan kehebatan militer mereka tetap melekat dan dihormati dalam sejarah. Formasi phalanx dan metode perang yang dikembangkan oleh Makedonia terus dianggap sebagai salah satu yang terkuat. “ … pasukan Makedonia tidak pernah kehilangan reputasinya yang luar biasa dan tetap menjadi salah satu formasi militer paling ikonis sepanjang masa,” tulis Ristan Hughes, pada laman History Hit . Asal-usul formasi Raja Makedonia Philip II menginginkan federasi Yunani yang kuat untuk melawan Persia. Setelah kematiannya, dia dig...